Sejarah dan ciri khas tari pa'gellu dari toraja

Tarian pa'gellu merupakan tarian yang berasal dari Tana Toraja Sulawesi Selatan tarian Tana Toraja ini biasa dipentaskan pada saat upacara adat. Tarian pa'gellu atau magellu dapat diartikan sebagai menari-nari dengan riang gembira sambil tangan dan badan bergoyang hal ini berarti bahwa tarian pa'gellu dilakukan untuk menghibur penonton maupun ungkapan kegembiraan serta Sukacita. Tarian ini juga biasa dimainkan pada saat perayaan upacara Rambu tuka namun dilarang ditarikan pada saat perayaan rambu Solo ya itu upacara duka tarian pa'gellu ditarikan dalam kelompok biasanya dengan jumlah penari terdiri dari 3 sampai 6 atau bahkan bisa lebih. 
Sejarah Tari pa'gellu

Sejarah perkembangan tarian pa'gellu dimulai sebelum Belanda masuk ke Toraja meskipun belum diketahui Kapan pastinya upacara tarian ini mulai ditarikan. Kebudayaan Toraja sangat erat dengan kepercayaan aluk todolo yaitu bentuk kepercayaan pada masyarakat toraja yang telah dianut Sebelum masuknya agama Kristen di Toraja jam menganut pada 3 sesembahan yakni

-Puang Matua sebagai pencipta jagat 
-Deata deata yang jumlahnya banyak yang mana adalah peliharaan dari segala pencipta Puang Matua 
- tomembali puang yaitu leluhur yang ritualnya sudah mencapai kesempurnaan atau menjadi dewa sebagai pengawas dan memberikan berkat kepada manusia keturunannya

Kemudian sesembahan tersebut dipuja dalam bentuk lahir dan batin kemudian dibuktikan dengan memberikan sesajen berupa hewan babi dan ayam yang merupakan simbol atas rasa syukur masyarakat terhadap nikmat yang diterima. kegiatan rasa syukur dinamakan rambu tuka, kemudian dalam rambu tuka selalu dimeriahkan dengan Pementasan tari pa'gellu sebagai ungkapan rasa Sukacita yang mana diwujudkan melalui gerakan gerakan badan serta ayunan tangan yang lemah gemulai, tari ini dahulu kala dibawakan oleh Putri bangsawan saja dan hanya ditampilkan dalam upacara upacara yang diadakan oleh kalangan bangsawan. 

Tarian Toraja pa'gellu pertamakali diciptakanoleh nek dari Bua' tarian ini diciptakan ketika kembali dari medan perang dengan membawa kemenangan lalu dirayakan kemenangan tersebut dengan menari-nari sebagai bentuk jaga cita atas kemenangan yang didapat. bentuk gerakannya sebelumnya tidak beraturan namun semakin lama mengikuti perkembangan zaman akhirnya tarian ini disusun menjadi 12 gerakan agar terlihat lebih indah

Tarian pa'gellu terdapat beberapa jenis yaitu

1. Pa' dena-dena merupakan gerakan yang meniru burung pipit

2.Ma'tabe merupakan gerakan pembuka sambil membungkuk kemudian berlutut dengan mengatupkan tangan di dada lalu tunduk

3.  pa'gellu tua dilakukan dengan cara kedua tangan dikembangkan kemudian lakukan gerakan berputar dengan kaki kanan menjingkrak lalu tubuh diayunkan dari bbelakan. erakan ini merupakan gerakan nomor makan kepada para pendahulu

4. Pa' kaa kaa bale merupakan gerakan yang meniru gerakan ikan berenang. 

5. Pa'langkan langkan gerakan ini merupakan meniru sayap burung elang

6. Pa'tulekken gerakan ini merupakan gerakan yang dilakukan dengan cara tangan diletakkan di pinggang kemudian badan berputar dengan kaki memiliki tumpuan diatas jari kaki untuk memperhalus gerakan saat memutar

7. Pagallo adalah gerakan yang menirukan gadis menjemur pakaian, udang, padi yang telah mereka dapatkan di sawah

8. Mas kiri adalah gerakan yang menirukan gadis sedang menampi beras

9. Panggirik tang tarru merupakan gerakan berputar tapi tertahan

10. Pagrampanan memiliki ciri khas terbuka tapi tidak meninggalkan bumi

11. Pa'lalok pak merupakan gerakan yang menirukan daun Manda yang mudah

12. Penari yang naik di atas gendang dan mempertahankan serta menirukan orang yang menatap matahari

Tarian Toraja pa'gellu merupakan tarian yang memiliki nilai-nilai  ritual yang wujudnya dilakukan dengan gerakan-gerakan tarian ini. Tarian toraja pa'gellu adalah tarian yang dipentaskan dalam upacara yang bertemakan Sukacita. Tarian ini digunakan oleh masyarakat Toraja sebagai bentuk pelampiasan rasa emosi positif
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak